Jumat, 17 September 2010

Pulau Sempu : Lelah kami terbayar dengan indahnya Segara Anakan


Minggu lalu setelah lebaran saya pergi ke pulau tak berpenghuni ini, hmm.. ya semuanya serba dadakan.. minggu sore saya berangkat dari stasiun Cirebon menuju stasiun Surabaya Gubeng bersama ibu dan adik.. tadinya saya berencana mengantar mereka sampai rumah di Negara, tetapi berhubung saya punya janji dengan adik sepupu saya di Surabaya untuk berkunjung ke pulau ini saya pun terpasa turun di Surabaya dan membiarkan ibu dan adik melanjutkan perjalanan..(anak yang tidak berbakti.. heheheh) . Saya tiba di Surabaya kira-kira pukul 08.30 wib, di jemput oleh adik sepupu saya di stasiun Gubeng, kami melanjutkan perjalanan menuju rumah nya di daerah Semolowaru utara. Sesampainya disana, kamipun segera berkemas dan mempersiapkan perbekalan karena malam itu juga kami akan berangkat menuju pulau yang indah itu. Hanya 4 orang: saya, Galang (adik sepupu saya), Didin dan Dhana.. Kami berangkat menuju Sendang Biru kira-kira Pukul 00.30 wib , desa dimana pulau sempu itu berada. Perjalanan dari Surabaya menuju Sendang Biru kami tempuh dalam waktu 5 jam dengan menggunakan sepeda motor, yaaa.. cukup jauh ternyata.. hehehe.. sesampainya di Sendang Biru kami langsung menuju pos jaga untuk perijinan masuk pulau Sempu, tidak mudah ternyata... kami sempat berdebat alot dengan petugas yang berjaga disana, maklum kami baru pertama kali ke pulau ini jadi petugas sangsi dengan kemampuan kami karena kami tidak tau kondisi medan di sana, selain itu kami tidak punya SIMAKSI (Surat Ijin Masuk Kawasan Konserfasi) karena Sempu merupakan salah satu cagar alam di Jawa Timur.. (padahal banyak lho yang masuk tannpa ijin.. hehehe...) setelah setengah jam berdebat, akhirnya kami di ijinkan masuk dengan alasan mau bersihin sampah yang ada di segara anakan, untung nya kami membawa banyak trashbag.. (disangkanya mau bersihin sampah.. padahal trashbag nya buat tidur.. hahaha..) tapi sayang kami tidak di ijinkan untuk bermalam disana.



Setelah dapat surat ijin, kamipun Bergegas untuk menyebrang ke pulau sempu dengan menyewa perahu nelayan setempat.. untuk tarif sewanya kami harus bayar Rp.100.000 untuk pulang- pergi, dari pantai Sendang Biru menuju Teluk Semut hanya membutuhkan waktu 15 menit untuk menyebrang, kamipun segera turun dari perahu menuju ke tepian Teluk Semut. Matahari mulai terbit.. kira-kira pukul 07.00 kami berangkat dari Teluk Semut menuju Segara Anakan yang jarak nya hanya 2,4 km. Hmmm.. kali ini kami di kagetkan oleh extrim nya track menuju Segara Anakan.. sepanjang track yang ada hanya licin dan berlumpur hingga tak mungkin rasanya untuk memakai sandal atau sepatu karena lumpurnya hampir menyentuh lutut saya.. perlahan tapi pasti pelan-pelan kami terus mendaki bebukitan untuk menuju segara anakan..( banyak yang jatoh dan kepleset neh..wakakakak). Setelah hampir 5 jam kami mendaki, tibalah kami di Segara Anakan... waaaaaaaahhhhhh.... ternyata benar yang mereka bilang “the beach nya indonesia”.. hahaha... serentak rasa letih kami hilang setelah melihat pemandangan indah dari Segara Anakan, kami pun bergegas menaruh barang bawaan kami dan langsung berenang di Segara Anakan sambil membersikan lumpur yang masih menempel di badan....





Pulau sempu terletak di kabupaten malang selatan tepat nya di desa sendang biru , kalau tidak salah sekitar 50 km dari kota malang. Pulau sempu merupakan salahsatu cagat alam di jawa timur, tak heran jika perijinan untuk memasuki kawasan ini sangat sulit terutama pada musim hujan, dengan alasan keselamatan pengunjung. Jika musim penghujan, pengunjung tidak di ijinkan berangkat menuju pulau lebih dari pukul 11.00 wib. Mengingat medan yang sangat licin dan waktu tempuh yang cukup menguras tenaga. Disaran kan jika ingin mengunjungi pulau ini pada musim kemarau karena medannya lebih bersahabat.. katanya jika musim kemarau, dari Teluk Semut menuju Segara Anakan dapat di tempuh dengan waktu satu jam setengah saja.. jangan lupa untuk mencatat nomor perahu dan Hp dari perahu yang mengantar kita, karena berahu tidak selalu ada di teluk semut.. sehingga jika telah tiba di teluk semut kita harus telefon perhau yang mengantar kita.. kita hanya bisa menyebrang dari pagi hingga pukul 16.00 wib... soooo.. kalo mo pulang dari Segara Anakan harus pagi atau siang.. biar gak kesorean nyampe teluk semut nya.. hehe..



hmm... suasana yang begitu indah dan nyaman membuat kami malas untuk pulang.. akhirnya kami memutuskan untuk bermalam di Segara Anakan dan pulang di pagi hari nya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar